Foto: Stasiun Manggarai di Tahun 2014

20140205_111743_01Kita bisa menebak-nebak foto ini diambil tahun berapa. Pertama, ambience dari Stasiun Manggarai yang masih old-fashion belum sempat berbenah. Kedua, kereta yang melayani masih Tokyu seri 8000. Jenis kereta ini yang tahun 2014 banyak melayani penumpang KRL Jabodetabek. Saat itu penumpangnya jauh melebihi kapasitas yang mampu diangkut oleh KRL Jabodetabek per-harinya. Serasa neraka dunia saat menaikinya. Tapi, hal itu tidak berlangsung lama, kok.

Sekarang jauh lebih baik, pastinya, dengan banyaknya hibah kereta yang diambil dari Jepang, kapasitasnya mulai meningkat. Walaupun masih berdesakan di saat jam sibuk, tapi sekarang lebih manusiawi. KRL primadona saat ini adalah JR East seri 205, seperti di post saya sebelumnya, dimana KRL ini sanggup dirangkaikan hingga 12 kereta, rangkaiannya jadi bisa sangat panjang. Sedangkan jenis KRL lain hanya mampu dirangkaikan maksimal 10 kereta.

Advertisements

Kesemrawutan Lalu Lintas Seolah Dibiarkan Pemerintah

Semakin penuh dan sesaknya jalan raya karena bertambahnya volume kendaraan dari tahun ke tahun adalah keniscayaan. Pertumbuhan jumlah mobil akan selalu lebih besar dengan pertumbuhan panjang jalan, ceteris paribus. Karena ekonomi yang terus tumbuh, artinya semakin makmur masyarakatnya, semakin mampu juga mereka untuk memenuhi jalan raya dengan mobil mereka.

Continue reading “Kesemrawutan Lalu Lintas Seolah Dibiarkan Pemerintah”

Transportasi Berbasis Rel sebagai Moda Transportasi Modern

Kemacetan merupakan eksternalitas yang disebabkan oleh urbanisasi. Ditambah dengan minimnya aturan dalam penggunaan kendaraan pribadi dan alternatif moda transportasi akan memperparah tingkat kemacetan. Urbanisasi yang begitu cepat tanpa didukung  infrastruktur yang kuat  dan mendasar akan menjadikan pembangunan sebuah kota tidak terkendali.

Continue reading “Transportasi Berbasis Rel sebagai Moda Transportasi Modern”