Ngidam Es Podeng di Bogor

Semua bermula sejak saya makan makanan di daerah Bulungan, Jakarta. Biasanya makan yang terkenal adalah gultik, kepanjangan dari gule tikungan. Makanan disini ternyata hampir seluruhnya enak-enak. Saya sendiri mencoba hakau dan dimsumnya, enak. Masih kurang, saya akhirnya mencoba es podeng, dan ternyata rasanya surga.

Continue reading “Ngidam Es Podeng di Bogor”

Advertisements

Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik

Bermula ketika saya membuka youtube, di halaman home, ada selipan video mengenai bus dan truk yang melewati sebuah tikungan tajam di daerah Sumatera. Dan, banyak dari truk tersebut terlihat bersusah-payah melewati tikungan dengan medan yang berbelok serta curam. Supir-supir ini saya rasa sudah gila semuanya.

Continue reading “Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik”

Recommended Film: Bad Guy (2010) (TV Series) (17 Episode)

Disini saya ingin berbagi sedikit tentang pengalaman spiritual saya dalam menonton drama yang sangat, boleh dibilang, ‘dark‘. Mengapa demikian? Karena biasanya ketika saya menonton film yang bagus, saya akan merasakan aura seperti ikut masuk ke dalam filmnya. Ini adalah drama series dari SBS yang bisa membuat kita merasa ingin keren dan muram secara bersamaan.

Continue reading “Recommended Film: Bad Guy (2010) (TV Series) (17 Episode)”

Recommended Film: New World (2013)

Berbicara tentang film-film Korea, in general, banyak mencetak film-film drama yang unggul, bila dibandingkan dengan negara lainnya. Di antara beribu film drama tersebut, terdapat genre film action drama, yang salah satunya adalah New World (2013).

Selama ini saya jarang sekali menemukan genre film seperti ini. Perpaduan antara drama yang menegangkan digabung dengan aksi pukul-pukulan hingga berdarah-darah. Film ini jadi salah satu rekomendasi dari saya. Mari kita saksikan dahulu bagaimana trailer-nya berikut ini:

Continue reading “Recommended Film: New World (2013)”

Alasan Kenapa Tanah Harus Disertipikat (SHM)

Dari pengalaman saya mengurus sertipikat tanah sendiri, saat pengukuran waktu itu, warga sekitarnya terlihat bingung dan memiliki kecemasan. Melihat beberapa orang yang membawa dan menggunakan alat ukur tanah yang disebut Digital Theodolitemereka menjadi gusar. Mengobrol dengan mereka, katanya mereka pernah punya pengalaman buruk dengan orang-orang seperti itu.

Continue reading “Alasan Kenapa Tanah Harus Disertipikat (SHM)”

Kesemrawutan Lalu Lintas Seolah Dibiarkan Pemerintah

Semakin penuh dan sesaknya jalan raya karena bertambahnya volume kendaraan dari tahun ke tahun adalah keniscayaan. Pertumbuhan jumlah mobil akan selalu lebih besar dengan pertumbuhan panjang jalan, ceteris paribus. Karena ekonomi yang terus tumbuh, artinya semakin makmur masyarakatnya, semakin mampu juga mereka untuk memenuhi jalan raya dengan mobil mereka.

Continue reading “Kesemrawutan Lalu Lintas Seolah Dibiarkan Pemerintah”

Konstelasi Politik di Era Digital

Politik merupakan dunia yang kotor meski esensial dalam kehidupan bernegara. Hal itu dikarenakan para politisi yang berhasil bertahan dalam permainan politik adalah mereka yang tidak memakai integritas dan idealismenya. Karena biasanya, politisi yang memiliki integritas dan idealisme, akan tergilas, karirnya mati ditusuk dari belakang oleh kawannya, atau dipenjara karena fitnah yang dituduhkan kepadanya.

Continue reading “Konstelasi Politik di Era Digital”

Elegi Pembangunan: Hunian Vertikal di Pusat Kota Bogor

Beberapa minggu yang lalu, saya sedikit terkejut dengan pemberitaan Radar Bogor mengenai rencana pembangunan apartemen di kawasan sekitar Stasiun Bogor. Dan hari ini, saya sudah mulai melihat iklan apartemen tersebut berkeliaran di laman Facebook saya. Ternyata, belakangan saya tahu kalau groundbreaking proyek tersebut, yang direncanakan pada 5 oktober 2017 kemarin, batal dengan alasan proses perijinan yang belum selesai.

Continue reading “Elegi Pembangunan: Hunian Vertikal di Pusat Kota Bogor”

Problematika Kota Urban: Angkot Bogor

Siapa yang tidak mengenal Angkot? Dulu, angkot adalah moda transportasi yang paling efisien, karena jalan relatif lebih sepi dan jarak antara rumah dan pusat bisnis yang cukup jauh-jauh. Angkot ada untuk mengakomodir penumpang dari perkampungan-perkampungan yang terbangun secara sporadis, masuk ke jalan-jalan kecil dengan jumlah penumpang yang ala kadarnya. Semakin ramai daerah-daerah tersebut, jumlah angkot semakin banyak juga. Saat ini keberadaannya justru menimbulkan sebuah permasalahan yang serius karena angkot telah menjadi biang keladi dari kemacetan-kemacetan di kota urban.

Continue reading “Problematika Kota Urban: Angkot Bogor”