Kekeliruan Sugesti Berhenti Merokok

stop-smoking111

Sudah banyak sekali tulisan mengenai bahaya merokok, tapi hal tersebut tidak mempengaruhi perokok untuk berhenti. Sebagian besar perokok yang berusia diatas 21 tahun pasti sudah mengetahui bahayanya. Perokok yang memang secara sadar ingin mengkonsumsi rokok tidak bisa dipaksakan untuk berhenti oleh siapapun. Bila kita melihat dari sudut pandang perokok, memaksa mereka untuk tidak mengkonsumsi rokok bisa disebut dengan pelanggaran HAM. Maka dari itu, kita tidak bisa berbuat apapun bagi perokok tersebut selama mereka tetap menjaga hak orang lain untuk mendapatkan udara yang bebas tanpa asap rokok.

Perokok pun sebenarnya banyak yang memiliki keinginan untuk berhenti, tapi kebanyakan dari mereka gagal dalam menjalankannya. Mengapa? Semua artikel tentang bagaimana cara berhenti merokok dari mulai tercepat, termudah, hingga tergila, membicarakan hal yang kosong dimana inti dari artikelnya hanyalah sebuah “niat” dengan beragam versi penjabaran.

Orang yang memang sudah memiliki niat, tidak perlu konsultasi atau bahkan cari artikel untuk tahu caranya berhenti merokok. Perokok yang punya niat untuk berhenti, pasti berhenti. Banyak orang bersusah payah mencarikan berbagai macam alasan agar perokok tersadar untuk berhenti merokok, mulai dari alasan hemat uang, penyakit ini-itu, hingga alasan agar peforma seks lebih baik. Padahal alasan tersebut akan masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri.

Melepas kebiasaan merokok dengan melepas rutinitas yang memicu seseorang untuk merokok adalah hal yang konyol. Ada beberapa saran di salah satu artikel menyebutkan bahwa untuk berhenti merokok maka mereka harus menghindari kegiatan yang menyebabkan anda merokok seperti menghindari kopi, alkohol, acara malam, berdebat, dll. Lalu bisa dibayangkan, selama sebulan mereka hanya bengong tidak melakukan aktifitas. Ketika melakukan aktifitasnya, kebiasaan tersebut muncul kembali.

Cara paling tepat untuk melawan candu tersebut adalah diadunya niat dengan rasa candu. Kuncinya adalah hard on yourself. Perokok yang memiliki niat untuk berhenti tidak dihindarkan dari rokok. Justru sebaliknya, dia harus tetap memiliki sebungkus rokok yang sudah dibuka beserta korek apinya. Kalau memang dia memiliki niat maka seharusnya rokok itu tidak akan pernah dipakai. Rokok tersebut berguna saat berkumpul dengan teman sesama perokok untuk sekedar ditunjukan dan dipegang, tidak untuk dibakar dan digunakan.

Menghidari lingkungan perokok dan rokok itu sendiri di negeri ini adalah mustahil. Siapapun bisa beli rokok dengan murah dan mudah. Seribu perak pun kita masih bisa membeli rokok. Dan jangan berharap ada kebijakan anti rokok, karena itu menyangkut perut buruh di negeri ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s